Piala Dunia 2018 – Tampil Cemerlang, Southgate Sebut Jordan Pickford Tipe Kiper Modern

Piala Dunia 2018 – Turnamen Piala Dunia sudah hampir memasuki babak semifinal. Empat tim yang akan berlaga di babak semifinal pun sudah didapatkan, keempat tim tersebut adalah Prancis yang akan berhadapan dengan Belgia dan Kroasia yang akan berhadapan dengan Inggris.

Ada yang sedikit mengejutkan pada semifinal kali ini, yaitu Inggris dan Kroasia yang sama-sama tidak diunggulkan dalam turnamen ini. Namun yang akan kita bahas kali ini adalah timnas Inggris. Sebelumnya Inggris dikenal sebagai tim yang yang selalu melempem di laga Internasional, meski dihuni oleh sejumlah pemain hebatnya.

Namun, Inggris kini tengah menjalani era barunya dibawah kepelatihan Gareth Southgate. Salah satu penampilan pemainnya yang mencolok adalah Penjaga Gawang, Jordan Pickford yang tampil gemilang dibawah mistar gawang.

Salah satunya ketika Inggris harus menghadapi Swedia di babak perempat-final. Pickford tampil gemilang dan menunjukkan kepantasannya sebagai kiper nomor satu timnas Inggris. Penampilan gemilangnya membuat Southgate memujinya sebagai tipe kiper modern.

Pickford berhasil membungkan sejumlah keraguan orang-orang akan kemampuannya. Laga melawan Swedia, tercatat setidaknya ia berhasil melakukan tiga penyelamatan krusial. Dengan sejumlah penyelamatannya pun Inggris berhasil menang 2-0 tanpa kebobolan. Itu berarti mereka melaju ke semifinal pertama mereka sejak 1990.

Superbet - Agen Bola Online, Agen Sbobet, Agen

Southgate menyampaikan bahwa salah satu alasan Inggris bisa berhasil mencapai semifinal di Piala Dunia 2018 di Rusia ini adalah karena penampilan gemilang yang ditampilkan Pickfrod.

“Bagi saya, Pickford adalah prototipe dari bagaimana seorang kiper modern seharusnya,” ujar Southgate ketika konferensi pers.

“Pada sepakbola modern, intensitas sentuhan dengan kaki sangatlah tinggi, terutama di sepakbola Eropa dan Internasional. Untuk Premier League sedikit berbeda, karena anda akan menghadapi umpan lambung lebih banyak di dalam kotak penalti. Itu merupakan salah satu skill tambahan untuk seorang kiper.” tambah Southgate.

Berkat penampilan apiknya ketika melawan Swedia di babak 16 besar Piala Dunia 2018, Pickford pun memenangkan gelar Man of The Match pada laga itu. Kiper berusia 24 tahun tersebut justru merendah ketika ditanya perihal gelar Man of The Match nya.

Pickford menyatakan, penampilan apiknya bukan karena ia sendiri semata, namun juga karena kerja keras para rekan senegaranya.

“Kami selalu bermain sebagai tim, pertandingan satu per satu kami lewati bersama, kami semua tahu akan kemampuan kami masing-masing dan hal terpenting kebersamaan,” papar Pickford seperti ditampilkan di situs FIFA.

“Sepakbola adalah permainan tim. Jika ada kebersamaan, kami akan bisa mengontrol kemampuan dan permainan lawan kami di atas lapangan. Karena alasan itu juga kami menang dan menjaga gawang kami tidak kbobolan. Kami bekerja keras dan bermain sebgai tim.”

“Apa yang kami capai tentu mengejutkan banyak orang, namun itulah yang akan terjadi jika anda bermain sebagai tim.” tutup Pickford

(PHG – 09/07/18)